Rabu, 27 Oktober 2010

NIlai sebuah kegagalan

Bagi banyak orang kegagalan adalah sesuatu yg buruk. Apakah betul begitu? Untuk pikiran yang dangkal, hal itu memang betul. Namun apabila kita memikirkannya lebih dalam lagi, kegagalan tidak selamanya merupakan bencana. Bisa jadi, dengan kegagalan Tuhan mengingatkan kita bahwa kapasitas kita belum cukup untuk menerima kesuksesan. Barangkali Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa masih banyak hal yang harus kita pelajari, yang mana kalau kita sukses padahal kemampuan kita masih dangkal, kita akan terjatuh lebih dalam lagi. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang ahli investasi dari Amerika bahwa ‘orang bodoh dengan uang banyak adalah suatu fenomena yang sangat menarik’. Apakah yang akan terjadi bila orang bodoh tiba-tiba mendapatkan uang banyak? Jelas, dia akan menghabiskannya tanpa perhitungan hanya untuk barang-barang konsumtif dan kembali mengalami kesulitan keuangan karena kemungkinan besar barang-barang konsumtif tersebut akan dia beli dengan cara kredit. Apakah dia pantas disebut orang kaya? Jelas tidak, orang yang betul-betul kaya tahu betul apa yang akan dia perbuat dengan uangnya dan akan mengembangkannya lebih banyak lagi.
Poin utamanya adalah kesuksesan yang kita terima akan selalu sesuai dengan kapasitas diri kita. Jika kita menerima kesuksesan di luar kapasitas diri, malah kita akan jatuh lebih dalam dan gagal lebih parah. Maka dari itu, jangan terlalu mendramatisir kegagalan. Bisa jadi dengan kegagalan Tuhan menyelamatkan kita dari kegagalan yang lebih parah. Yang perlu kita fokuskan adalah bagaimana caranya agar kita bisa berkembang secara pribadi untuk layak menjadi orang yang betul-betul sukses sehingga kesuksesan kita bisa bertahan lama dan semakin berkembang.





Read more: http://www.resensi.net/nilai-sebuah-kegagalan/2010/09/28/#more-795#ixzz13Xiox3lf

Kumpulan Puisi

 Obat Luka

Kepedihan yang sekarang aku rasakan
Tak ada satu orang pun mengetahuinya
Kecewa serta tangis ku lakukan

              Tak sedikitpun tergoyah dalam pelukan
              Tapi hanya satu obat luka hatiku
              Yaitu berada dekat dihatimu
              Sudah cukup bagiku

                                                                                                 

Kedatangan Mu
Menghiasi Hariku

Saat waktu berputar, menghampiri diriku
Saat itu ku mulai gelisah tanpa dirimu
Setelah sekian lama bermain waktu
Semakin rindu sebuah teman penghias hariku

                Hmm.....ketika waktu berhenti
                Seorang datang menghampiri, menghiasi
                Dan memberi semangat ku kembali
                Yang dulu hilang bersembunyi

Laut yang tenang langit yang cerah
Di hiasi bulan, bintang yang benderang
Seperti kau datang membawa 
bulan bintang ke dalam hati ku yang sunyi


Merindukan Kehangatan

Dingin badan ini serasa di dalam selimut salju
Betapa inginya diri merasa sedikit kehangatan dari
Ibu, Ayah dan Adik-adik ku juga orang-orang di sekelilingku
Oh....tak ada lagikah itu semua untuk ku

               Andai ku jadi oarnag nanti
               Ku akan berjanji akan selalu
               Memberi kehangatan untuk semua orang
Agar mereka tidak ikut merasakan bagaimana kedinginan itu

Sayang.....sayangnya diriku dengan keadaan ini
Membuat sedih dan luka yang mendalam bagiku
Melihat semua apa yang telah terjadi
Adakah perbaikan dengan semua ini


Kenapa Terus Begini....???

Apa salahku.....
Di saat ku mulai ingin setia kepada satu hati
Tetapi sia-sia dengan penyesalan
Hidup ini memang tak ada yang mulus !!!

               Setelah ku mencoba tuk bersabar dan bertahan
               Pasti ada saja yang mengusiknya
               Dia hatiku, tetapi orang lain yang memilikinya
               Dia jiwa, raga ku, tetapi orang lain yang menguasainya

Tak bolehkah aku memegang penuh hak aku ?
Dosa kah aku mencintainya....
Hina kah aku memilikinya ????

               Ketika cinta mulai bersemi di hatiku
               Mengapa sekejap saja hilang begitu saja di mataku
               Dan hanya meninggalkan luka yang mendalam
               Di dasar hatiku

Inginku

Ku bagaikan angin yang berhembus
Tanpa haluan, arah dan tujuan
Pergi tanpa restuan atau terhendaki
Ku berbuat ini salah, ku berbuat begitu juga salah

               Aku tidak tahu harus berbuat apa yang mereka mau
               Ku selalu salah di mata semua orang yang aku sayangi
               Ku ingin bebas tanpa beban, dan tanpa ada kebencian

Pikirkan ku tak tergoyahkan lagi
Tidak tahu apa yang harus aku lakukan
Hidup ku seperti tiada asrti lagi

               Hanya satu pintaku, cobalah mengerti aku dan
               Cobalah tuk berfikir positif terhadapku
               Karena ku tak dapat melakukan apa-apa dan
               Tidak ada arti tanpa orang-orang yang aku sayangi
               Dan aku cintai......

Tidurlah Intan

Si gadis menyanyi tidurlah Intan
Dan padanya ada yang di timang di pangakuan
Burung yang manis jangan pulang
Minumlah air rinduku sayang
Mata cerlang aduan rindu dan dendam
Mata air yang meminta diri tenggelam
Adapun yang tergolek di pangkuan
Bukan apa selain kenangan




Sebatas Penantian

Rasa hati kian mendalam merasakan
Rindu yang tidak terhapuskan
Sudah ku coba buat melupakan
Tetapi masih tetap menjadi pikiran


               Ku coba jalani hidup tanpamu.
               Bermacam insan yang ku jumpai
               Tak seorangpun yang melekat di hatiku

Saat kau beri aku kesempatan bicara
Hatiku menangis rasa kerinduan ku padamu
Teganya dirimu menyia-nyiakan isi hatiku
Yang kian mendalam mencintaimu

               Takkan ku lupakan dirimu sampai kapanpun
               Karena aku akan terus menanti dirimu sampai akhir hidup
               Meski ada datang pengganti dirimu kelak

                                                                                                  by : Intan Khairani


So.....Sweeett gan.........